Thank you for your details.
Please go to www.klikbca.com and transfer to

A/C No. 035-311-2888
Alamat: KCU Sudirman Chase Plaza Lt.1 Jl. Jend. Sudirman Kav.21 Jakarta 12920
Go to klikbca



Kembalikan anak-anak ke sekolah

Di Desa Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, 3 dari 5 pelajar sekolah dasar tidak dapat melanjutkan ke sekolah menengah. Salah satu penyebab utamanya adalah jarak menuju sekolah yang sangat jauh. Seperti yang terjadi di Desa Botolinggo, Bondowoso, anak-anak harus berjalan kaki 3 kilometer untuk sampai ke SD Botolinggo. Jarak SMP terdekat, di Kecamatan Prajekan kurang lebih 13 kilometer. Sehingga banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah ke SMP setelah mereka lulus SD. Di SD Botolinggo, dari 100 murid hanya 40 murid yang melanjutkan sekolah. Penyebab lainnya, mereka berasal dari keluarga miskin. Studi UNICEF menunjukkan, anak-anak yang berasal dari keluarga termiskin kemungkinan besar putus sekolah 4 kali lebih besar dari anak-anak yang berasal dari keluarga terkaya. Banyak anak perempuan yang putus sekolah karena mereka menikah dini. Di Indonesia, 1 dari 6 anak perempuan menikah sebelum mereka berusia 18 tahun.

Hal ini tidak bisa dibenarkan. Dengan bantuan Anda, kita bisa melakukan perubahan dan membantu anak-anak terutama yang paling rentan. 

Untuk menekan angka putus sekolah tersebut UNICEF mendukung Sekolah Satu Atap (SATAP) bersama pemerintah. Salah satu pilot project UNICEF berada di Polewali Mandar, Sulawesi Barat dan di Bondowoso, Jawa Timur. SATAP ini menggabungkan SD dan SMP dalam satu atap. Sehingga anak-anak lulusan SD bisa segera lanjut SMP di sekolah yang sama. Hal ini memudahkan orang tua karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi ke SMP. Di Indonesia, rata-rata setiap desa memiliki SD namun SMP terletak di kecamatan. Sehingga untuk desa terpencil, jarak SD dan SMP sangat jauh. 

Dukungan Anda senilai Rp 500.000 dapat mendukung pelaksanaan program SATAP sehingga lebih banyak anak terutama yang tinggal di daerah terpencil bisa tetap sekolah. Jangan biarkan putus sekolah karena menikah dini. Kembalikan anak-anak ke sekolah.

Mohon donasi sekarang, jangan ditunda! 

Masyarakat Vanuatu membutuhkan bantuan mendesak seperti air, sanitasi, peralatan kebersihan, seperti penampung air, tablet purifikasi air, sabun dan toilet sementara. Kerusakan di fasilitas kesehatan membutuhkan renovasi dan bantuan obat-obatan tambahan

Fokus utama UNICEF adalah anak-anak. Karena sekolah-sekolah dijadikan tempat mengungsi, maka kami mengusahakan agar anak-anak bisa tetap sekolah dan fasilitas ramah anak yang aman di pengungsian tersedia.

Di saat situasi gawat darurat, kami mengandalkan dukungan dari donatur seperti Anda. Mohon donasi dan bantu UNICEF memenuhi kebutuhan mendesak anak-anak di Vanuatu

Terima kasih atas dukungan Anda, mohon jangan menunda memberikan bantuan karena semakin banyak anak-anak dan keluarga yang membutuhkan pertolongan.


Gunilla Olsson
Kepala Perwakilan - UNICEF Indonesia

Jika dana yang terkumpul melebihi kebutuhan, maka dana tersebut akan digunakan UNICEF untuk mendukung kegiatan gawat darurat lainnya.

1 Ya, saya ingin bantu !

donasi satu kali

2 Biodata Anda
  • Nama Lengkap *
  • Alamat email *
  • Ponsel *
  • Tanggal Lahir
  • Security Code *

* kolom wajib di isi
unite for children Registrasi No: 0750/DVIII/02/2011 BAPPENAS - CPAP GOI-UNICEF 2011-2015