Imunisasi Darurat Menjangkau 90,000 Anak di Sumatra Barat Pasca Gempa
Imunisasi campak di saat situasi darurat terbukti sebagai upaya yang efektif dalam mencegah wabah penyakit serta bertambahnya angka kematian anak akibat terhentinya kegiatan imunisasi di posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya. Kematian anak akibat campak di saat situasi darurat merupakan sesuatu yang tidak dapat ditolerir. Sekitar setengah dari 90 posyandu di 4 kabupaten terkena gempa yang mengalami kerusakan bangunan juga mengalami gangguan pada fasilitas penyimpanan vaksin. Dengan demikian vaksin harus dikirim langsung dari kantor provinsi dan kabupaten yang mengakibatkan meningkatnya biaya operasional. UNICEF membantu untuk memastikan vaksin-vaksin ini sampai ke anak-anak. More
ASI (Air Susu Ibu) tetap yang terbaik bagi bayi, terutama saat situasi darurat
Setelah gempa terjadi tanggal 30 September lalu di Sumatra Barat, UNICEF langsung mengupayakan pentingnya para ibu tetap memberikan ASI kepada bayi mereka. Di situasi darurat, pemberian ASI tetaplah yang terbaik dalam pemenuhan gizi bayi mengingat kondisi lingkungan yang rusak dimana air bersih sangat terbatas. UNICEF mengirimkan paket petunjuk pemberian makan bayi kepada para petugas di lapangan salah satunya di sebuah desa di Kabupaten Agam. More
UNICEF Membantu Anak-Anak Membangun Kehidupan Kembali Normal Pasca Gempa
Dengan menciptakan area yang ramah anak, melalui penyediaan tenda, peralatan psikososial yang dilengkapi dengan mainan, buku-buku dan peralatan rekreasi, UNICEF berupaya membantu anak-anak membangun kehidupan kembali normal. Saat ini 9 Pusat Anak telah siap di Kabupaten Pariaman dan tiga kabupaten lainnya yang terkena gempa di Sumatra Barat. Di pusat anak ini, anak-anak bisa berkumpul dan melakukan berbagai kegiatan seperti bermain, bernyanyi, menari dan menggambar atau melukis. More
Paket peralatan Kebersihan Darurat UNICEF tiba di Sumatra Barat
Pertama, pada tanggal 30 September, gempa berkekuatan 7.6 skala Richter memporakporandakan rumah-rumah di tengaj-tengah pegunungan yang mengitari Danau Maninjau. Kemudian, gempa susulan menyebabkan sisi gunung longsor. Lalu, hujan deras membawa lumpur yang menutupi hampir seluruh permukaan dusun dan sisa-sisa bangunan yang ada. More