logo_indonesia

  •   Peran petugas kesehatan saat memeriksa kehamilan
      Delicious  Digg  Reddit    Stumbleupon  Twitter



    Seorang bidan yang sedang memeriksa kondisi kehamilan seorang ibu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan
    ©UNICEF Indonesia/Iwan

    Untuk menjamin sebuah kehamilan aman dan sehat, seorang petugas kesehatan terlatih harus:

    1. Memberikan informasi tentang berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh seorang ibu hamil.
    2. Memeriksa tekanan darah yang dapat membahayakan ibu dan anak.
    3. Menimbang berat badan.
    4. Memeriksa anemia dan memberikan suplemen tablet tambah darah serta memastikan bahwa ibu tersebut mengerti tentang pentingnya mengkonsumsi suplemen tersebut, dan menjelaskan tentang akibat samping yang biasanya terjadi termasuk sulit buang air besar dan mual.
    5. Memeriksakan kemungkinan rabun senja untuk memastikan apakah ibu memerlukan pengobatan vitamin A dan jika perlu berikan vitamin A untuk melindungi ibu dan meningkatkan perkembangan kesehatan janin.
    6. Menilai status imunisasi tetanus ibu dan berikan jumlah dosis yang diperlukan untuk melindungi ibu dan bayi baru lahirnya.
    7. Menganjurkan semua ibu hamil hanya menggunakan garam beryodium dalam menyiapkan makanan untuk melindungi anak mereka agar tidak cacat fisik, mental dan tidak pula terserang gondok.
    8. Menganjurkan semua ibu hamil lebih banyak mengonsumsi makanan bergizi, dan lebih banyak istirahat dari biasanya.
    9. Di daerah endemis malaria, berikan tablet antimalaria dan anjurkan untuk menggunakan kelambu berinsektisida.
    10. Memberikan obat cacing jika diperlukan sejak trimester kedua untuk mengurangi kasus berat badan bayi rendah.
    11. Menyiapkan kedua orang tua bagi pengalaman melahirkan dan merawat bayi baru lahir. Berikan saran kepada ibunya untuk menyusui dan merawat diri mereka sendiri, serta berikan pula petunjuk kepada si ayah tentang bagaimana ia bisa membantu.
    12. Memberikan saran kepada ibu hamil dan keluarganya tentang di mana akan melahirkan dan bagaimana mendapatkan pertolongan jika terjadi komplikasi sebelum, selama atau sesudah melahirkan.
    13. Menyiapkan rujukan jika diperlukan bagi berbagai kelompok masyarakat yang hendak menyediakan bantuan dan melindungi ibu hamil yang mengalami kekerasan.
    14. Memberikan saran untuk menghindarkan diri dari penyakit infeksi yang ditularkan melalui hubungan seks termasuk HIV.
    15. Memeriksa infeksi selama kehamilan, terutama infeksi saluran air kemih dan penyakit infeksi yang ditularkan melalui hubungan seks, termasuk HIV dan mengobatinya dengan pengobatan yang tepat.
    16. Melakukan pemeriksaan laboratorium (Hb dan air seni).
    17. Menyiapkan test HIV secara sukarela dan rahasia serta layanan konseling.
     


     

    Searchs :
    btn_contact
    btn_sitemap


  •  
  • Tentang UNICEF Indonesia    Sumber Informasi     Legal     Situs global UNICEF
    For every child
    Health, Education, Equality, Protection
    ADVANCE HUMANITY