Bantu Dekris sembuh dari Gizi Buruk - UNICEF Indonesia

Bantu Dekris sembuh dari Gizi Buruk

Lebih dari 2 juta anak Indonesia menderita gizi buruk. Kondisi berbahaya yang jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian pada anak.

Genap di hari ulang tahun pertamanya, berat badan Dekris menurun drastis hingga 6,5 kg. Saat diperiksa oleh petugas kesehatan, ternyata Dekris mengalami gizi buruk. Ibunya berusaha sebisa mungkin menyediakan makanan bergizi di tengah segala keterbatasan ekonomi. Sehari-hari Dekris hanya mengonsumsi nasi, sayur daun kelor, tempe dan tahu. Kondisi lahan yang kering juga membatasi orang tua Dekris menanam jenis sayur lainnya.

Anak-anak dengan gizi buruk seperti Dekris, membutuhkan makanan terapi gizi siap saji atau RUTF (Ready to Use Therapeutic Food) untuk dapat sembuh. Dibutuhkan sekitar 1,2 juta rupiah untuk membantu 1 orang anak sembuh dari gizi buruk dengan rata-rata lama perawatan 8 minggu. UNICEF mendukung pemerintah daerah setempat dalam penyediaan makanan terapi gizi siap saji dan memberikan bantuan teknis untuk penanganan kasus gizi buruk nasional.

Bantu Dekris dan 2 juta anak Indonesia lainnya dengan berdonasi rutin setiap bulannya. Donasi Anda hari ini dapat menyelamatkan nyawa seorang anak.

Kesembuhan dia adalah tanggung jawab saya. Kalau saat itu di puskesmas tidak ada Ibu Ida dari UNICEF, saya tidak harus bagaimana. Saya mau merawat Dekris hingga sembuh, hingga dia besar nanti.” Ibu Erni Fobiya – orang tua Dekris.

Bersama UNICEF, Anda bisa menjadi jalan terang untuk Dekris dan anak-anak lainnya.

Mulai komitmen Anda sekarang untuk menyelamatkan mimpi anak-anak Indonesia dan dapatkan gelang Pendekar Anak dengan berdonasi bulanan mulai dari Rp 150.000,-

TENTANG UNICEF

UNICEF bersama Pemerintah Indonesia, organisasi setempat, pihak swasta dan masyarakat memiliki tujuan untuk memenuhi hak-hak dasar anak Indonesia.

Mengusung program dengan fokus utama mendukung bantuan teknis, penguatan kapasitas, advokasi, formulasi kebijakan dan promosi isu-isu anak di Indonesia untuk menuntaskan jutaan permasalahannya.