Bantu anak-anak korban perang Suriah, Yaman dan Palestina Bantuan adalah harapan untuk mereka.

Terperangkap dalam situasi krisis perang, anak-anak Suriah, Yamann dan Palestina terpaksa meninggalkan rumah. Banyak diantara mereka terpisah di perjalanan. Banyak diantara mereka juga mengalami gizi buruk seperti yang dialami oleh Salim, seorang balita berusia 7 bulan yang ditemui oleh tim UNICEF di kamp pengungsian.

UNICEF telah berada di lapangan, memberikan bantuan obat gizi buruk untuk 140.000 Anak Yaman. Selain itu UNICEF juga memberikan layanan psikososial bagi 32.000 Anak Palestina.
56.000 anak-anak Suriah juga dipastikan tetap dapat bermain dan bersekolah.

TENTANG UNICEF

UNICEF bersama Pemerintah Indonesia, organisasi setempat, pihak swasta dan masyarakat memiliki tujuan untuk memenuhi hak-hak dasar anak Indonesia.

Mengusung program dengan fokus utama mendukung bantuan teknis, penguatan kapasitas, advokasi, formulasi kebijakan dan promosi isu-isu anak di Indonesia untuk menuntaskan jutaan permasalahannya.