Selamatkan mimpi anak Indonesia

Anak-anak Indonesia terancam mimpinya akibat pandemi COVID-19 yang berkepanjangan. Seluruh dunia sedang menghadapi berbagai macam tantangan, tetapi risiko keselamatan dan kesejahtaraan anak-anak menjadi jauh lebih tinggi dan berbahaya terutama mereka yang paling rentan dan membutuhkan. Dengan berdonasi rutin setiap bulannya, Anda dapat: Membantu menjalankan program-program UNICEF di lapangan, mulai dari penanganan gizi buruk, mengembalikan anak-anak ke sekolah, pendistribusian buku bacaan, hingga perlindungan untuk anak-anak yang mengalami tindak kekerasan. Membantu UNICEF bersiap untuk menyediakan layanan dan persediaan darurat di masa bencana, seperti gempa bumi, tsunami, dan tanggap darurat COVID-19 Memberikan dukungan berkelanjutan dengan mudah dikarenakan donasi bulanan Anda akan didebit secara otomatis dari kartu kredit, rekening, ataupun metode pemnayaran lainnya yang Anda pilih. Mulai komitmen Anda sekarang untuk menyelamatkan mimpi anak-anak Indonesia dan dapatkan Gelang Pendekar Anak dengan berdonasi bulanan mulai dari Rp 150.000,- per bulan. Donasi yang terkumpul juga akan disalurkan ke program-program kesejahteraan anak lainnya.
Bantu Sekarang

Donasi Nutrisi dan Gizi untuk Anak Indonesia bersama UNICEF

Saat anak-anak mendapat gizi yang cukup di usia yang tepat maka masa pertumbuhan mereka akan terlalui dengan penuh keceriaan. Tetapi ketika hal tersebut tidak terjadi, mereka dapat menderita gizi buruk, hal paling berbahaya dan bisa merampas masa depan seorang anak.  Seperti Alifah (2), masa pertumbuhannya terancam oleh gizi buruk. Ibu dan bapaknya berusaha membawa Alifah dari satu klinik ke klinik lainnya, mereka berbulan-bulan mencari solusi terbaik untuk mengejar kesembuhan Alifah dari gizi buruk. Saking kurusnya, bentuk tulang rusuk Alifah sempat terlihat jelas saat ia pertama kali dikunjungi oleh ahli gizi dari Puskesmas Grobogan. "Suasana hati saya waktu itu gak karuan, sedih sekali," ujar Ibu Alifah. Bantu anak-anak kembali sehat dan pulih hingga mereka bisa melangkah tegap kembali, menghiasi senyum bapak dan ibunya. Donasi sekarang untuk menolong 2 Juta Anak lainnya yang masih mengalami gizi buruk. Bantu UNICEF menjangkau anak-anak ini, untuk memastikan perawatan dan keselamatan mereka. Mulai komitmen Anda sekarang dan dapatkan gelang Pendekar Anak UNICEF, dengan berdonasi bulanan mulai dari Rp 150.000,-
Bantu Sekarang

Selamatkan anak-anak dari ancaman diare bersama Cekidot Squad

Buyung, Puspa, Aria, dan Kandi adalah para Cekidot Squad yang ingin melindungi anak-anak dari ancaman kematian yang disebabkan oleh diare. Setiap tahun, setidaknya 150.000 Anak Indonesia meninggal dunia akibat diare. Diare pada anak banyak terjadi karena air yang tercemar, ditambah lagi separuh masyarakat miskin perkotaan menggunakan air tanah yang sudah tercemar. Para Cekidot Squad ingin menciptakan lingkungan dan akses air yang aman untuk anak-anak. Ayo berdonasi untuk membantu Cekidot Squad menyelamatkan anak-anak dari ancaman kematian. Dengan berdonasi 150.000 rupiah per bulan Anda telah: Memberikan akses air yang aman untuk anak-anak. Meminimalisir resiko air tercemar bahaya tinja yang tidak dikelola dengan aman. Meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga dan mengelola sanitasi serta septic-tank di rumah.   Ayo bantu Cekidot Squad melindungi anak-anak seperti Arsa, agar tidak perlu lagi ada anak yang meninggal dunia karena air yang tercemar oleh tinja manusia.
Bantu Sekarang

HASIL UTAMA UNTUK ANAK-ANAK PADA TAHUN 2021

UNICEF bekerja sama dengan berbagai mitra pemerintah dan masyarakat sipil untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

  • Lebih dari 60 juta dosis vaksin COVID-19 dikirimkan, difasilitasi oleh UNICEF melalui COVAX.
  • 5,7 juta siswa dengan aman melanjutkan pembelajaran tatap muka terbatas di lebih dari 37 ribu sekolah.
  • 3,7 juta perempuan dan anak-anak menerima layanan kesehatan ibu dan anak.
  • Survei kualitas air yang mencakup 20.000 rumah tangga.
  • Kursus pelatihan e-learning pertama untuk petugas kesehatan dan non-kesehatan tentang penyuluhan mengenai pemberian makan bayi dan anak serta gizi.
  • Lebih dari 32.000 anak yang kehilangan orang tua mereka karena COVID-19 telah diidentifikasi.
  • Analisis Situasi Anak dan Remaja di Kota-Kota Indonesia.

PARA PENDEKAR ANAK

  • Saya merasa beruntung banget menjadi Pendekar Anak. Kurang lebih sudah 10 saya kenal UNICEF. Dengan sedikit yang saya punya, saya diberi kesempatan untuk membantu anak-anak. Selain itu walaupun saya tidak minta, saya diinfokan kegiatan-kegiatan yang dilakukan serta dikirimkan foto-foto oleh UNICEF.
    Kharina Dhewayani
    Pendekar Anak sejak tahun 2009
  • Hadirnya program dari UNICEF dapat membantu anak-anak yang kekurangan di negeri tercinta ini. Melalui UNICEF, saya merasa terfasilitasi untuk berbagi dengan anak-anak kita.
    Wahyu Purwono
    Pendekar Anak sejak tahun 2015
  • Saya merasa sangat senang menjadi Pendekar Anak UNICEF karena kita bisa membantu anak-anak penerus bangsa untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik dari segi pendidikan dan sebagainya. Mengingat masih terdapat banyak anak-anak yang masih kesulitan mengakses pendidikan, saya pun merasa Pendekar Anak UNICEF ini merupakan suatu media untuk kita bisa membantu dan berbagi kepada mereka.
    Vanesia Ciayadi Kwang
    Pendekar Anak sejak tahun 2020
  • Saya sudah lama bergabung menjadi Pendekar Anak UNICEF. Menurut saya wadah ini benar-benar memperhatikan kebutuhan anak-anak dan balita di daerah terpencil yang belum terjangkau serta sangat membutuhkan bantuan. Saya sangat berterima kasih kepada para pengelola wadah ini yang selalu berusaha dan mau mencari anak-anak Indonesia yang membutuhkan bantuan di manapun.
    Achmad Tobing Hidayat
    Pendekar Anak sejak tahun 2003