Dalam perjalanan di bulan suci Ramadan 1444 H penuh berkah, tahukah Anda, saat ini masih ada anak Indonesia yang mengalami perundungan (bullying)? Tak terkecuali di pesantren Akibat dari perundungan anak adalah depresi berkepanjangan bahkan di beberapa kasus ekstrem dapat berujung kematian.
Intan pertama kali masuk pesantren di usia 13 tahun, setelah ayahnya meninggal dan sang ibu harus bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri. Awalnya, Intan sempat dirundung, namun setelah mendapat intervensi dari UNICEF dan mitra, kini Intan (18 tahun) telah menjadi Agen Perubahan yang mencegah perundungan. Terlebih lagi terhadap adik-adik pesantren.
Perundungan dapat dicegah dengan menumbuhkan nilai positif pada anak. Salah satu upaya yang dilakukan oleh UNICEF adalah dengan memperkenalkan pendidikan kecakapan hidup, untuk menumbuhkan nilai-nilai positif pengembangan karakter. Selain bisa mencegah perundungan, anak juga mendapatkan bekal untuk menjadi pribadi yang luhur saat beranjak dewasa.

Ramadan ini, dengan #LebihDariBerbagi dan menjadi Pendekar Anak, Anda telah turut serta membantu anak-anak di pesantren, bukan hanya terlindungi tapi juga menjadi pahlawan yang menjaga teman-temannya dari perundungan.
Dengan berdonasi setiap bulannya, Anda ikut serta dalam:
-
Mendukung untuk promosi disiplin positif di pesantren, madrasah dan sekolah berbasis agama dan swasta lainnya.
-
Memberikan bantuan teknis dan dukungan pemantauan dan evaluasi untuk penerapan pendidikan kecakapan hidup di pesantren, madrasah dan sekolah berbasis agama dan swasta lainnya.
-
Menerapkan norma sosial yang melindungi anak dari kekerasan termasuk pencegahan kekerasan seksual.
Khusus di Ramadan ini, Anda bisa membantu anak-anak melawan perundungan dan memulihkan anak-anak yang menderita gizi buruk sekaligus mendapatkan hampers lebaran spesial dari UNICEF!
UNICEF mengajak Anda ikut beraksi menjadi Pendekar Anak untuk masa depan anak-anak Indonesia. Simak kisah para Pendekar Anak yang sudah berjuang bersama UNICEF lebih dari 1 dekade.
* Donasi yang terkumpul juga akan disalurkan ke program-program kesejahteraan anak lainnya
