UNICEF Indonesia — untuk setiap anak
General Youth Empowerment Digital

Dampak UNICEF di Indonesia

Bersama Pemerintah, mitra, dan para pendukung, UNICEF membantu memperkuat sistem dan menghadirkan perubahan nyata bagi anak-anak di Indonesia.

13,8 juta dolar AS zakat dan infaq disalurkan ke Aceh

memberikan manfaat bagi 84.000 individu dan 2.300 anak melalui beasiswa, layanan sanitasi, gizi, dan layanan lainnya.

13,8 juta dolar AS zakat dan infaq disalurkan ke Aceh

Advokasi untuk status Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

mendukung 16 kabupaten/kota dan memberikan akses sanitasi bagi lebih dari 12 juta orang.

Advokasi untuk status Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

22.622 anak menerima layanan kesehatan mental

bersama 14.603 orang tua/pengasuh melalui kolaborasi Pemerintah-UNICEF.

22.622 anak menerima layanan kesehatan mental

Lebih dari 14 juta anak terlindungi melalui program imunisasi rutin

termasuk vaksin untuk kanker serviks, diare, pneumonia, dan polio.

Lebih dari 14 juta anak terlindungi melalui program imunisasi rutin

71.000 anak putus sekolah kembali belajar

melindungi 176.000 anak dari risiko putus sekolah di 56 kabupaten sejak 2021.

71.000 anak putus sekolah kembali belajar

Platform digital untuk meningkatkan akses informasi kesehatan

ASIK dari SATUSEHAT mencatat 79,3 juta data kesehatan anak dan menjangkau 2 juta orang tua serta 900.000 kader.

Platform digital untuk meningkatkan akses informasi kesehatan

Kampanye advokasi #SetiapAnakBerhak untuk meningkatkan kesadaran hak anak

menjangkau lebih dari 20 juta orang sejak akhir 2023.

Kampanye advokasi #SetiapAnakBerhak untuk meningkatkan kesadaran hak anak

230 perwakilan BPBD dilatih tanggap darurat berbasis anak

termasuk LSM dan Forum Anak.

230 perwakilan BPBD dilatih tanggap darurat berbasis anak

Analisis Lanskap Iklim untuk Anak-anak di Indonesia

menyajikan rekomendasi untuk layanan sosial dan mitigasi terhadap dampak perubahan iklim.

Analisis Lanskap Iklim untuk Anak-anak di Indonesia

Temukan jawaban untuk pertanyaan umum tentang UNICEF

Air Bersih di Sekolah, Awal Mula Pendidikan dan Masa Depan yang Lebih Baik

Air Bersih di Sekolah, Awal Mula Pendidikan dan Masa Depan yang Lebih Baik

Dengan dukungan para donatur rutin, Pendekar Anak UNICEF, kami dapat memberikan solusi yang nyata dan berkelanjutan untuk anak-anak di sekolah.

Tentukan Langkah: Membantu Anak-Anak Kembali ke Sekolah

Tentukan Langkah: Membantu Anak-Anak Kembali ke Sekolah

Ada berbagai alasan kenapa mereka terpaksa tidak melanjutkan sekolah mereka: kesulitan ekonomi, akses sekolah yang sulit dijangkau, kehamilan yang tidak direncanakan, tuntutan bekerja untuk remaja laki-laki, dan kendala akomodasi untuk anak penyandang disabilitas.

Bantu #stopkekerasan pada 49 Juta Anak Indonesia

Bantu #stopkekerasan pada 49 Juta Anak Indonesia

Untuk melindungi anak-anak yang paling rentan, berbagai upaya dilakukan oleh UNICEF bersama pemerintah, salah satunya adalah Pelayanan Kesejahteraan Anak Integratif (PKSAI).

Bantu Anak Indonesia Menyelesaikan Pendidikannya

Bantu Anak Indonesia Menyelesaikan Pendidikannya

Bersama UNICEF, Anda Bisa Ikut Serta Memastikan Anak Indonesia Dapat Terus Melanjutkan Sekolah dan Mengejar Cita-citanya. Donasi Sekarang dan Buka Pintu Masa Depan Anak Indonesia.

Suara ParaPendekar Anak

Simak pengalaman para Pendekar Anak dalam mendukung UNICEF Indonesia dan membantu menghadirkan perubahan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan.

Foto Jackie
Saya merasa senang dan bahagia menjadi bagian dari UNICEF dalam membantu anak-anak yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang ada di daerah terpencil dan sulit untuk di jangkau oleh kami Pendekar Anak. Semangat terus UNICEF dan jangan lelah dalam berbagi.
Jackie

Pendekar Anak sejak tahun 2009

Foto Melisa Yolivia
Sungguh suatu kesempatan yang saya syukuri karena bisa berbagi dengan lebih banyak orang yang membutuhkan. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang punya potensi besar, maka sudah menjadi panggilan istimewa bagi saya untuk berpartisipasi dalam hidup mereka walaupun mungkin tidak banyak. Terima kasih UNICEF, telah mengenalkan saya pada kesempatan ini.
Melisa Yolivia

Pendekar Anak sejak tahun 2022

Foto Hanna Tanujaya
Saya merasa senang dapat menolong anak-anak Indonesia yang bahkan tidak bisa saya jangkau sendirian. Saya senang ketika mendapat pemberitahuan dari UNICEF dan melihat foto anak-anak yang dilampirkan. Ternyata, betapa berartinya apa yang saya lakukan ini. Sebagai manusia kita tidak luput dari stress dan merasa down, tapi ketika kabar perkembangan anak dari UNICEF datang, entah bagaimana membuat saya kuat kembali. Saya merasa hidup saya masih berarti. Terima kasih kepada staf UNICEF Indonesia dan semua yang terlibat baik yang di kantor dan di lapangan. Semangat adik-adik semua, Tuhan memberkati kalian semua
Hanna Tanujaya

Pendekar Anak sejak tahun 2008

Foto Harry Nuryanto
Saya rasa menjadi Pendekar Anak, merupakan salah satu bentuk untuk memenuhi tanggung jawab kita sebagai manusia yang dikenal sebagai makhluk sosial serta menjalankan kewajiban moral dalam menyokong generasi mendatang. Generasi mendatang merupakan penerus kita yang akan mempengaruhi arah masa depan. Penting bagi kita untuk memberikan mereka nilai-nilai yang positif agar memiliki kesempatan untuk berkembang dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
Harry Nuryanto

Pendekar Anak sejak tahun 2022

Foto Neny Kardiana
Anak-anak Indonesia adalah generasi penerus kita di masa yang akan datang, maka dari itu, menurut saya sangatlah penting untuk kita mendukung kesejahteraan mereka. Donasi rutin sebagai Pendekar Anak menjadi salah satu upaya saya untuk membantu anak-anak Indonesia yang membutuhkan di pelosok Indonesia. Saya berharap dengan dukungan kita mereka semua akan memiliki masa depan yang lebih baik.
Neny Kardiana

Pendekar Anak sejak tahun 2019

Foto Efi Yusliana
Kami bersyukur untuk kesempatan yang Tuhan berikan. Melalui UNICEF, kami bisa mengambil bagian untuk mendukung anak-anak Indonesia yang membutuhkan pertolongan meraih masa depannya. Tetap semangat UNICEF untuk memberikan pelayanan bagi anak-anak kita yang membutuhkan bantuan di pelosok negeri kita tercinta.
Efi Yusliana

Pendekar Anak sejak tahun 2020

Foto Kharina Dhewayani
Saya merasa beruntung banget menjadi Pendekar Anak. Kurang lebih sudah 10 saya kenal UNICEF. Dengan sedikit yang saya punya, saya diberi kesempatan untuk membantu anak-anak. Selain itu walaupun saya tidak minta, saya diinfokan kegiatan-kegiatan yang dilakukan serta dikirimkan foto-foto oleh UNICEF.
Kharina Dhewayani

Pendekar Anak sejak tahun 2009

Foto Wahyu Purwono
Hadirnya program dari UNICEF dapat membantu anak-anak yang kekurangan di negeri tercinta ini. Melalui UNICEF, saya merasa terfasilitasi untuk berbagi dengan anak-anak kita.
Wahyu Purwono

Pendekar Anak sejak tahun 2015

Foto Vanesia Ciayadi Kwang
Saya merasa sangat senang menjadi Pendekar Anak UNICEF karena kita bisa membantu anak-anak penerus bangsa untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik dari segi pendidikan dan sebagainya. Mengingat masih terdapat banyak anak-anak yang masih kesulitan mengakses pendidikan, saya pun merasa Pendekar Anak UNICEF ini merupakan suatu media untuk kita bisa membantu dan berbagi kepada mereka.
Vanesia Ciayadi Kwang

Pendekar Anak sejak tahun 2020

Foto Achmad Tobing Hidayat
Saya sudah lama bergabung menjadi Pendekar Anak UNICEF. Menurut saya wadah ini benar-benar memperhatikan kebutuhan anak-anak dan balita di daerah terpencil yang belum terjangkau serta sangat membutuhkan bantuan. Saya sangat berterima kasih kepada para pengelola wadah ini yang selalu berusaha dan mau mencari anak-anak Indonesia yang membutuhkan bantuan di manapun.